Sebagai seorang yang hidup, saya pribadi ingin selalu bergerak untuk lebih berkembang, itu terbukti dari kecil sampai sekarang aku selalu bergerak. yang akhirnya orang-orang mengatakan gerakkanku adalah sebuah aktivitas, lalu detik demi detik, jam demi jam, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun, yang akhirnya itu semua memaksaku untuk dikatakan dewasa, walaupun pikirannya masih sedikit kekanak kanakan
, aktivitaskupun mulai terasa padat, yaitu kuliah dan mencoba untuk bekerja, kuliah dikampus yang serba hijau, dan bekerja ditempat yang dipaksa untuk bersuara. tapi walaupun begitu aku menikmatinya dengan senyum kecil yang menghiasi wajah tampanku
“Narsis”, dan terkadang kepadatan aktivitaskupun menyita waktu senggangku yang biasa aku pakai untuk nyantai, nonton TV, bersih-bersih rumah, dan cuci baju, karena kesibukan padat hal itupun akhirnya terlewatkan, tapi memang itu suatu hal yang wajar yah.. yang mungkin menjadi permasalahan seorang bujang seperti aku. bermula dari hal itu, akupun dapat teguran dari tetangga sebelah dan entah kenapa ketika mendengarkannya keningku berkerut. seperti ini kalimat tegurannya Read the rest of this entry »